Uncategorized

Teori penawaran islami

Teori penawaran islami

Dalam ilmu ekonomi, hukum penawaran adalah “Semakin tinggi harga suatu produk semakin meningkat barang yang ditawarkan, sebaliknya semakin rendah harga suatu produk, semakin berkurang jumlah yang ditawarkan”.

Dalam ekonomi Islam, pengaruh zakat terhadap penawaran dapat dilihat dari dua sisi. Yang pertama adalah melihat pengaruh kewajiban membayar zakat terhadap perilaku penawaran. Objek zakat perniagaan adalah barang yang diperjualbelikan. Menurut Adiwarman A. Karim, pengenaan zakat perniagaan tidak berpengaruh terhadap kurva penawaran, tidak seperti pajak yang mengakibatkan komponen biaya meningkat. Adanya pengenaan zakat perniagaan membuat perilaku memaksimalkan keuntungan berjalan seiring dengan perilaku memaksimalkan zakat. Artinya, jika seorang produsen memaksimalkan keuntungannya, pada saat yang bersamaan ia memaksimalkan besarnya zakat yang dibayarkan.[10]

  1. Mekanisme pasar islami

Secara umum pasar diartikan sebagai tempat bertemunya pembeli dan penjual. Dalam ilmu ekonomi, konsep pasar diartikan sebagai setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Sehingga konsep pasar tidak hanya pada barang dan jasa, tapi juga pada informasi dan hal-hal berharga lainnya yang bisa diperjual belikan. Adapun proses pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi.

POS-POS TERBARU