Sunnah Puasa dan Makruh Puasa

Sunnah Puasa dan Makruh Puasa

Sunnah Puasa dan Makruh Puasa

 Sunnah Puasa dan Makruh Puasa
Sunnah Puasa dan Makruh Puasa

Sunah-Sunah Puasa

Diantara Sunah-Sunahnya Puasa Yaitu:

a) Makan Sahur

Rasulullah bersabda

تَسَحَّرُوا فَاِ نَّ فِى السُّحُورِ بَرَكَةً
Artinya:”Hendaklah kalian makan sahur karena didalam sahur itu terdapat keberkahan”(Mutafaqun Alaih)

b) Mengakhiri sahur

Rasulullah Bersabda

إن تأخير السحور من سنن المرسلين
Artinya:” Sesungguhnya melewatkan bersahur itu adalah sunnah Para Rasul”(Diriwayatkan oleh Ibn. Hibban)

c) Menyegerakan berbuka

Rasulullah Bersabda:

لا يزال الناس بخير ما عجلوا الفطر
Artinya:” Manusia akan tetap berkeadaan baik selagi mereka menyegerakan berbuka”(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

d) Meninggalkan perkataan yang tidak baik

seperti berbohong, mengumpat, menfitnah dan sebagainya, Rasulullah Bersabda:
من لم يدع قول الزور والعمل به فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه
Artinya:”Barang siapa yang tidak meninggalkan kata-kata dusta dan beramal dengannya maka Allah tidak mempunyai hajat padanya dalam dia meninggalkan makanan dan minumannya (puasanya sia-sia).”(H.R. Bukhari)

e) Berbuka dengan Yang Manis

kurma atau yang manis-manis atau dengan air sebelum makan yang lainf) Memberi makan orang lain untuk berbuka

g) Berdoa ketika berbuka

Doa itu antara lain:
اّلَّلهُمَ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلي رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ
Artinya;” Wahai Tuhanku, karena-Mulah aku berpuasa dan dengan rizki-mulah aku berbuka”

Makruh Puasa

Beberapa hal yang dimakruhkan pada saat puasa yaitu:

a) Berkata yang tidak baik, seperti berbohong, mengumpat, menfitnah dan sebagainya, Rasulullah Bersabda:
من لم يدع قول الزور والعمل به فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه
Artinya:”Barang siapa yang tidak meninggalkan kata-kata dusta dan beramal dengannya maka Allah tidak mempunyai hajat padanya dalam dia meninggalkan makanan dan minumannya (puasanya sia-sia).”(H.R. Bukhari)
b) Sengaja melambatkan berbuka meskipun sudah masuk waktu maghrib
c) Berbekam, kecuali kalau terpaksa
d) Bersiwak, sikat gigi dan berkumur secara berlebihan pada saat matahari sudah tergelincir ke barat(waktu Dhuhur), kecuali terpaksa
e) Sebagaian ulama’ berpandapat bahwa: suntik cacar termasuk makruh, jika tidak ada keperluan mendesak.

Demikianlah penjelasan mengenai sunnah puasa dan makruh puasa semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih

Baca Juga: