SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
Pendidikan

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA

SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA
SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA

PENDAHULUAN

Tidak ada satu negarapun yang bisa menerapkan suatu sistem perekonomian secara ekstrim. Di Indonesia, pemerintah mempunyai peran penting sebagai wasit dalam megawasi jalannya perekonomian.
Pemerintah perlu mendukung dan melindungi para pelaku ekonomi atau masyarakat ekonomi lemah demikian pula terhadap para pengusaha muda, dengan berbagai kebijakan yang meringankan, sehingga pada akhirnya dapat tumbuh mandiri.
Agar perekonomian dapat tumbuh dengan baik, perlu pemerintahan yang bersih dan efektif serta pemerintahan yang sehat dan memiliki birokrasi yang efisien dan dapat mengawasi aliran modal yang masuk ke dalam negri sehingga terhindar dari praktek monopoli. Salah satu faktor penyebab kompetisi ekonomi yang tidak sehat adalah pemerintahan yang tidak sehat.

ARTI SISTEM

Arti sistem menurut salah satu ahli ilmu mengenai arti sistem oleh Suroso, pada tahun 1993 mendefinisikan :
1.    Sistem memiliki suatu tujuan.
2.    Setiap sistem mempunyai suatu batasan yang memisahkannya dari lingkungan.
3.    Meskipun mempunyai batasan, sistem memiliki sifat yang terbuka dalam arti berinteraksi dengan lingkungannya.
4.    Suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem yang biasa disebut dengan bagian/ unsur/ komponen.
5.    Walau sistem tersebut terdiri dari berbagai bagian/ unsur/ komponen, bukan berarti bahawa sistem hanya sekedar suatuvkumpulan dari suatu bagian/ unsur/  komponen tersebut, tetapi merupakan suatu hal yang utuh dan padu, atau mempunyai sifat ”wholism”.
6.    Adanya suatu hubungan yang saling ketergantungan baik dalam sistem ”intern” itu sendiri, maupun dengan lingkungannya.
7.    Sistem mempunyai suatu kegiatan atau proses transformasi atau proses mengubah masukan menjadi pengeluaran (input-output). Oleh karena itu sistem juga disebut sebagai ”processor” atau ”transformator”.
8.    Setiap sistem terdapat mekanisme kontrol dengan memanfaatkan tersedianya timbal balik.
9.     Karena adanya mekanisme kontrol itu sendiri maka sistem mempunyai kemampuan mengatur diri sendiri dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya atau keadaan secara otomatik.

PENGERTIAN SISTEM PEREKONOMIAN

Sistem Ekonomi adalah suatu cara oleh suatu Negara tertentu untuk mengatur perekonomiannya untuk mencapai tujuannya. Sistem perekonomian di suatu Negara berbeda beda tergantung system pemerintahannya dan juga terpengaruh dengan sumberdaya yang ada di Negara itu sendiri.

Unsur unsur system ekonomi ada 3, yaitu :
1.    Unit unit ekonomi        : rumah tangga, perusahaan, instansi pemerintah, dll
2.    Pelaku pelaku ekonomi     : produsen, konsumen, dsb
3.    Lingkungan SDA, SDM, dll

MACAM MACAM SISTEM PEREKONOMIAN

·    Sistem Kapitalisme
Adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bias melakukan usahanya untuk meraih sebuah keuntungan yang sebesar besarnya. Untuk alas an tersebut maka pemerintah tidak bias melakukan investasi pasar untuk keuntungan bersama. Meskipun begitu, system perekonomian ini tidak memiliki devinisi universal yang bias diterima secara luas.

Prinsip prinsip sistem kapitalisme :

1.    Mencari keuntungan dgn berbagai cara
2.    Mendewakan hak milik pribadi dgn membuka jalan selebar-lebarnya agar tiap orang mengerahkan kemampuan dan potensi yg ada utk meningkatkan kekayaan dan memeliharanya serta tidak ada yg menjahatinya.
3.    Perfect Competition .

Ciri-ciri Kapitalisme :

1.    Pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi
2.    Pemilikan alat-alat produksi di tangan individu
3.    Inidividu bebas memilih pekerjaan usaha yang dipandang baik bagi dirinya.
4.    Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar
5.    Pasar berfungsi memberikan “signal” kepda produsen dan konsumen dalam bentuk harga-harga.
6.    Campur tangan pemerintah diusahakan sekecil mungkin.
7.    Barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas yang bersifat kompetitif.
8.    modal kapitali diinvestasikan ke dalam berbagai usaha untuk menghasilkan laba.

·    Sistem Sosialisme
Adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melakukan kegiatan ekonomi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian Negara sehingga dikuasai oleh Negara.

·    Sistem Komunisme
Adalah sistem perekonomi dimana peran pemerintah adalah sebagai pengatur seluruh kegiatan perekonomian dan setiap orang tidak boleh memiliki kekayaan pribadi.
oleh karena itu nasib seseorang ditentukan oleh pemerintah.

·    Sistem Merkantilisme
Adalah sistem politik ekonomi yang sangat mementingkan perdagangan internasional dengan tujuan memperbanyak aset& modal yang dimiliki negara.

·    Sistem Fasisme
Adalah sistem yang mementingkan bangsa sendiri dan menyepelekan bangsa lain. Maka, fasisme merupakan suatu sikap rasionalisme yang berlebihan.

Sumber : https://nisachoi.blog.uns.ac.id/seva-mobil-bekas/