SIFAT HATI NURANI
Perkebunan

SIFAT HATI NURANI

  1. SIFAT HATI NURANI

SIFAT HATI NURANI

  1. Bersifat personal

Bersifat personal Artinya, selalu berkaitan erat dengan pribadi bersangkutan. Norma-norma dan cita yangsaya terima dalam hidup sahari-hari dan seolah-olah melekat pada pribadi saya, akan tampak  juga dalam ucapan-ucapan hati nurani saya. Seperti kita katakan bahwa tidak ada dua manusiayang sama, begitu pula tidak ada hati nurani yang bersifat sama.Ada alasan lain lagi untuk mengatakan bahwa hati nurani bersifat personal yaitu hati nuranihanya memberi penilaianya tentang perbuatan saya sendiri, maksudnya hati nurani tidak memberikan penilaianya tentang perbuatan orang lain.

  1. Bersifat Adi Personal

Bersifat Adi personalSelain bersifat pribadi hati nurani juga seolah-olah melebihi pribadi kita, seolah-olahmerupakan instansi di atas kita. Aspek ³hati nurani´berarti hati yang diterangi (nur cahaya) .hatinurani seolah-olah ada cahaya dari sinar yang menerangi budi dan hati kita.aspek yang samatampak juga dalam nama-nama lain untuk menunjukan hati nurani suara hati,kata hati,suara batin.

  1. PEMBAHARUAN HATI NURANI MENURUT ALKITAB
  2. Firman Allah
    (Maz 119:9) Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.
    (1 Pet 1:22) Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.
  3. (Yoh 17:17)Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
    2. Darah Kristus
    Seseorang dpat dibersihkan hati nuraninya hanya dengan darah Yesus Kristus
    (1 Yoh 1:7)Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.
    (Ibr 9:14)betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.