Ruang Lingkup Manajemen Agribisnis

Ruang Lingkup Manajemen Agribisnis

Ruang Lingkup Manajemen Agribisnis

Ruang Lingkup Manajemen Agribisnis
Ruang Lingkup Manajemen Agribisnis

Agribisnis ialah suatu sistem yang utuh mulai subsistem penyediaan sarana produksi dan peralatan pertanian, subsistem usahatani, subsistem pengolahan atau agroindustri dan subsistem pemasaran. Agar subsistem ini bekerja dengan baik maka dibutuhkan proteksi subsistem kelembagaan sarana dan prasarana serta subsistem pembinaan. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/)

Ukuran keberhasilan pembangunan agribisnis yang mengacu pada tujuan diukur dengan indikator sebagai berikut:

Meningkatkan Kesejahteraan Petani

  • Meningkatnya nilai tukar bagi petani
  • Meningkatnya produktifitas perjuangan tani maupun perjuangan pengolahan hasil pertanian
  • Meningkatnya mutu produk perjuangan tani maupun perjuangan pengolahan hasil pertanian
  • Meningkatnya nilai ekspor konoditas pertanian
  • Menurunnya jumlah petani yang menjadikan meningkatkan keunggulan komparatif dan kompetitif
  • Menurunnya nilai impor komoditas pertanian

Meningkatkan Kesempatan Kerja

  • Meningkatnya jumlah perjuangan agribisnis di pedesaan
  • Berkembangnya perjuangan industri hulu dan industri pengolahan hasil pertanian
  • Berkurangnya jumlah pengangguran di pedesaan

Meningkatkan Ketahanan Pangan

  • Ketersediaan sumber pangan meningkat
  • Impor pangan menurun
  • Jumlah masyarakat yang rawan pangan menurun
  • Diversifikasi konsumsi pangan non beras meningkat

Peningkatan Layanan Pada Petani

  • Teknologi agribisnis spesifik lokasi berkembang
  • Terdapat sentra pelayanana teknologi agribisnis
  • Terdapat sentra pelayanan perkreditan dan sarana produksi pertanian
  • Terbentuknya sentra pasar agribisnis setiap wilayah