Penjelasan Lengkap Materi Tolak Peluru Penjaskes

Penjelasan Lengkap Materi Tolak Peluru Penjaskes

Penjelasan Lengkap Materi Tolak Peluru Penjaskes

Penjelasan Lengkap Materi Tolak Peluru Penjaskes

Penjelasan Lengkap Materi Tolak Peluru Penjaskes

Olahraga perorangan ini sangat membutuhkan skill/keterampilan dari masing-masing individu, karena dalam cabang olahraga tolak peluru yang diandalkan hanyalah diri-sendiri bukan teman atau oarang lain dan ini memmbutuhkan mental yang kuat serta latihan yang disiplin. Olahraga ini sering dilakukan di suatu lapangan yang berbentuk limgkaran dan luas, untuk mengukur jarak tolakkan peluru yang jatuh ke lapangan, yang dihitung adalah dari hasil pertama kali jatuhnya peluru tersebut dan untuk tolakkan kaki tidak boleh melebihi batas lingkaran, jika gerakan kaki melebihi lingkaran maka dinyatakan dis dan mengulang kembali dengan 3x kesempatan setiap atlet/peserta. Yang dipimpin oleh 1 wasit utama dan 2 wasit pembantu sebagai pencatat skor dan mengukur hasil lemparan.

Tolak peluru adalah salah satu cabang olahraga atletik. Atlet tolak peluru melemparkan bola besi yang berat sejauh mungkin. Berat peluru:

  • Untuk senior putra = 7.257 kg
  • Untuk senior putri = 4 kg
  • Untuk yunior putra = 5 kg
  • Untuk yunior putri = 3 kg

 

Teknik Dasar Tolak Peluru

Teknik Meletakkan Peluru Pada Bahu Peluru dipegang dengan salah satu cara diatas, letakkan peluru pada bahu dan menempel pada leher bagian samping. Siku yang memegang peluru agak dibuka ke samping dan tangan satunya rileks di samping kiri badan.

Teknik Menolak Peluru Pengenalan peluru Peluru dipegang dengan satu tangan dipindahkan ke tangan yang lain Peluru dipegang dengan tangan kanan dan diletakkan di bahu dengan cara yang benar Peluru dipegang dengan dua tangan dengan sikap berdiri akak membungkuk, kemudian kedua tangan yang memegang peluru diayunkan ke arah belakang dan peluru digelindingkan ke depan Sikap awal akan menolak peluru.

 Mengatur posisi kaki, kaki kanan ditempatkan di muka batas belakang lingkaran, kaki kiri diletakkan di samping kiri selebar badan segaris dengan arah lemparan. Bersamaan dengan ayunan kaki kiri, kaki kanan menolak ke arah lemparan dan mendarat di tengah lingkaran. Sewaktu kaki kaki kanan mendarat, badan dalam keadaan makin condong ke samping kanan. Bahu kanan lebih rendah dari bahu kiri. Avertebrata Lengan kiri masih pada sikap semula.

Cara menolakkan peluru Dari sikap penolakan peluru, tanpa berhenti harus segera diikuti dengan gerakan menolak peluru. Jalannya dorongan atau tolakan peda peluru harus lurus satu garis. Sudut lemparan kurang dari 40 derajat.

Sikap akhir setelah menolak peluru Sesudah menolak peluru, membuat gerak lompatan untuk menukar kaki kanan ke depan. Bersamaan dengan mendaratnya kaki kanan, kaki kiri di tarik ke belakang demikian pula dengan lengan kiri untuk memelihara keseimbangan.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Teknik Tolak Peluru

Cara memegang Awalan Gerakan Tolakan Sikap badan saat menolak

Ketentuan diskualifikasi/kegagalan peserta tolak peluru : – Menyentuh balok batas sebelah atas – Menyentuh tanah di luar lingkaran – Keluar masuk lingkaran dari muka garis tengah – Dipangil selama 3 menit belum menolak – Peluru di taruh di belakang kepala – Peluru jatuh di luar sektor lingkaran – Menginjak garis lingkar lapangan – Keluar lewat depan garis lingkar – Keluar lingkaran tidak dengan berjalan tenang – Peserta gagal melempar sudah 3 kali lemparan

Beberapa hal yang disarankan : Bawalah tungkai kiri merendah Dapatkan keseimbangan gerak dari kedia tungkai, dengan tungkai kiri memimpin di belekang Menjaga agar bagian atas badan tetap rileks ketika bagian bawah bergerak Hasilkan rangkaian gerak yang cepat dan jauh peda tungkai kanan Putar kaki kanan ke arah dalam sewaktu melakukan luncuran Pertahankan pinggul kiri dan bahu menghadap ke belakang selama mungkin Bawalah tangan kiri dalam sebuah posisi mendekati badan Tahanlah sekuat-kuatnya dengan tungkai kiri

Beberapa hal yang harus dihindari : Tidak memiliki keseimbanagn dalam sikap permulaan Melakukan lompatan ketika meluncur dengan kaki kanan Mengangkat badan tinggi ketika melakukan luncuran Tidak cukup jauh menarik kaki kanan di bawah badan Mendarat dengan kaki kanan menghadap ke belakang Menggerakkan tungkai kiri terlalu banyak ke samping Terlalu awal membuka badan Mendarat dengan badan menghadap ke samping atau ke depan
Olahraga ini menggunakan teknik dasar yang bervariasi, dalam permainan ini ada beberapa teknik dasar yaitu : memegang peluru, teknik awalan dan menolak

Cara melakukan teknik memegang dan menolak peluru :

  1. Kita berdiri dengan kaki selebar bahu
  2. Kemudian tangan kanan memegang peluru kecuali kidal sebaliknya, dan kita pegang peluru seolah-olah kita tempelkan di sebelah pipi kanan
  3. Dan kaki kiri agak diangkat untuk mawalan kemudia 2-3 langkah dan menolak peluru sekuat mungkin, dan kaki kanan diangkat tetapi menahan agar tidak jatuh atau keluar lapangan (untuk keseimbangan)
  4. Dan perlu diperhatikan kaki tidak boleh melewati batas garis lingkaran/lapangan tolak peluru