Teknologi

Nostalgia pengguna Yahoo Messenger

Nostalgia pengguna Yahoo Messenger

Nostalgia pengguna Yahoo Messenger

Yahoo resmi menutup layanan mengobrol yang sudah ada sejak 20 tahun yang lalu, Messenger, per hari ini, Selasa (17/7).

Meski pun begitu, layanan Messenger pagi ini masih dapat diakses di Indonesia,

salah satunya melalui aplikasi di perangkat Android. Kabar YM, begitu aplikasi ini biasa disebut penggunanya, ditutup menjadi pembicaraan dunia maya, namun, pantauan hingga siang ini di Twitter, tidak menjadi topik utama di Indonesia maupun dunia. India pun demikian, penutupan YM belum menjadi trending topik di sana.

“Dulu, pakai. Sudah lama banget. Sudah nggak ingat fitur-fiturnya,” kata Cahyandaru, seorang karyawan swasta yang sempat akrab dengan layanan mengobrol yang satu ini.

Cahyandaru, 28, memakai Messenger pada 2005-2009 sebagai alternatif berkomunikasi, pada masa itu dia lebih banyak menggunakan SMS.

“Buat chat, tapi, kalau lewat PC (komputer) saja. Jadi, YM sifatnya bukan sebagai alat komunikasi utama, cuma, ya, pas nyambung ke internet saja, nggak perlu menyedot pulsa,” kata dia.

Muhammad Faisal saat usia SMP cukup aktif memakai Messenger untuk mengobrol

dengan teman-temannya saat sedang bermain game online. Saat itu, nama pengguna atau YM ID ibarat bertukar pin BBm pada zamannya, atau nomor ponsel dan LINE ID sekarang.

“Dan dulu nama ID-nya alay-alay dan rata-rata nggak pakai nama asli,”

Faisal, 24, mengenang.

Tidak seperti Cahyandaru, YM salah satu pilihan utama Faisal untuk berkomunikasi, jika tidak ber-SMS. Begitu era chatting via BBM masuk, Faisal menggunakan YM karena dia tidak memakai ponsel BlackBerry.

 

sumber :

Seva.Id StartUp Mobil Bekas No 1 Di Indonesia