Motivasi Berprestasi Menurut Para Ahli

Motivasi Berprestasi Menurut Para Ahli

Motivasi Berprestasi Menurut Para Ahli

Motivasi Berprestasi Menurut Para Ahli
Motivasi Berprestasi Menurut Para Ahli

Manusia memiliki tujuan dan harapan dari semua kegiatan yang dilakukan dalam hidupnya. Begitu pula dengan setiap siswa yang mengharapkan keberhasilan dalam belajrnya. Motivasi merupakan daya penggerak dalam diri siswa untuk melakukan aktivitas yang mendukung keberhasilan belajar. Motivasi berasal dari kata “motive” atau “motion”  yang berasal dari bahasa inggris yang berarti penggerak.

Menurut Sardiman

Menurut Sardiman (2005: 73), motivasi dapat diartikan sebagai daya penggerak dari dalam dan didalam subjek untuk melakukan aktivitas – aktivitas tertentu demi mencapai suatu tujuan.

Menurut Eysenck dan kawan – kawan dalam Slameto

Sedangkan menurut Eysenck dan kawan – kawan dalam Slameto (2003: 170), motivasi dirumuskan sebagai suatu proses yang menentukan tingkatan kegiatan, intensitas, konsistensi, serta arah umum dari tingkah laku manusia, merupakan konsep yang rumit dan berkaitan dengan konsep – konsep lain seperti minat, konsep diri, sikap dan sebagainya.

Menurut Hamalik

Tidak jauh berbeda dengan pendapat sebelumnya, Hamalik (2004: 158) mengemukakan bahwa motivasi berprestasi adalah perubahan energi dalam diri (pribadi) seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. Keinginan untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai akan menimbulkan energi dalam diri siswa untuk melakukan aktivitas belajar sesuai dengan kebutuhan berprestasi guna memperoleh prestasi belajar yang baik.

Menurut Djaali

Sedangkan menurut Djaali (2008: 103) motivasi berprestasi adalah kondisi fisiologis dan psikologis (kebutuhan untuk berprestasi) yang terdapat di dalam diri siswa yang mendorongnya untuk melakukan aktivitas tertentu guna mencapai suatu tujuan tertentu (berprestasi setinggi mungkin).

Menurut Mc. Clelland

Mc. Clelland (2009) berpendapat bahwa  motif  berprestasi ialah keinginan untuk berbuat sebaik mungkin tanpa banyak dipengaruhi oleh prestise dan pengaruh sosial, melainkan demi kepuasan pribadinya.

Heckhausen dalam Djaali

Sementara itu, Heckhausen dalam Djaali (2008: 103) mengemukakan bahwa motivasi berprestasi adalah suatu dorongan yang terdapat dalam diri siswa yang selalu berusaha atau berjuang untuk meningkatkan atau memelihara kemampuannya setinggi mungkin dalam semua aktivitas dengan menggunakan standar keunggulan.

Berdasarkan pendapat tersebut, motivasi berprestasi merupakan dasar penggerak atau pendorong seseorang melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Oleh karena itu, motivasi merupakan faktor penting dalam kehidupan terutama dalam dunia pendidikan dan pengajaran.

Sumber : https://www.seputarpengetahuan.co.id/2015/09/sifat-wajib-dan-mustahil-bagi-nabi-dan-rasul-beserta-artinya.html