Pendidikan

Metode Diskusi

Metode Diskusi

Metode diskusi dalam pembelajaran hadist adalah metode pembelajaran yang menghadapkan siswa pada suatu permasalahan yang berhubungan dengan materi hadist hormat kepada orang tua. Tujuan utama dari metode adalah untuk memecahkan suatu permasalahan, menjawab pertanyaan, menambah dan memahami pengetahuan siswa, serta untuk membuat suatu keputusan.

Dalam metode diskusi terdapat beberapa jenis-jenis diskusi diantaranya:[8]

1)   Diskusi kelas

Diskusi kelas ini dilakukan oleh seluruh anggota kelas sebagai anggota diskusi.

2)   Diskusi kelompok kecil

Diskuni kelompok kecil ini dilakukan dengan membagi siswa dalam kelompok-kelompok.

3)   Simposium

Simposium adalah metode mengajar dengan membahas suatu persoalan dipandang dari berbagai sudut pandang berdasarkan keahlian.

4)   Diskusi panel

Diskusi panel adalah pembahasan suatu masalah yang dilakukan oleh beberap orang panelis yang biasanya terdiri dari 4-5 orang dihadapan audiens.

Langkah-langkah metode diskusi dalam pembelajaran hadist antara lain:

  • Langkah Persiapan

Pada langkah ini hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Guru merumuskan tujuan yang ingin dicapai dalam pelajaran hadist tengtang hormat kepada orang tua, baik tujuan tesebut bersifat umum maupun khusus.
  2. Guru menentukan jenis diskusi yang dapat dilaksanakan sesuai dengan materi hadist hormat kepada orang tua dan juga sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai pula.
  3. Guru menetapkan masalah mengenai materi hadist tentang hormat kepada orang tua yang akan dibahas.
  4. Guru memepersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan materi dan teknis pelaksanaan diskusi hadist tentang hormat kepada orang tua.
  • Pelaksanaan Diskusi

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan diskusi antara lain:

  1. Guru memeriksa segala persiapan yang dianggap dapat mempengaruhi kelancaran diskusi materi hadist hormat kepada orang tua.
  2. Guru memberikan pengarahan sebelum dilaksanakannya diskusi tersebut.
  3. Peserta didik melaksanakan diskusi sesuai dengan aturan main yang telah ditetapkan.
  4. Guru memeberikan kesempatan yang sama kepada semua anggota diskusi untuk menyampaikan gagasan dan ide-idenya tentang hadist hormat kepada orang tua.
  5. Guru mengendalikan pembicaraan kepada pokok persoalan yang sedang dibahas.

sumber :

POS-POS TERBARU