Materi Tentang Benang bedah
Pendidikan

Materi Tentang Benang bedah

Materi Tentang Benang bedah

Materi Tentang Benang bedah

  1. Pengertian

Benang bedah adalah materi berbentuk benang yang berfungsi untuk ligasi (Mengikat) pembuluh darah atau aproksimasi (mengikat / menyatukan jaringan )

 

  1. Spesifikasi material benang bedah :
  • Steril, harus steril sewaktu digunakan.
  • Diketahui kekuatan untuk memegang jaringan ( tensil strength ) yang sesuai jenis material benang.
  • Diketahui massa penyerapan ( absorption rate ) yaitu lamanya benang habis diserap tubuh
  • Simpul aman, diketahui jumlah minimal tali simpul yang aman untuk setiap jenis benang, artinya tetap tersimpul selama proses penyembuhan luka.
  • Mudah untuk digunakan.
  • Dapat digunakan untuk segala jenis operasi.
  • Reaksi / trauma jaringan yang minimal, diameter benang bedah yang dianjurkan dipergunakan adalah ukuran terkecil yang paling aman untuk setiap jenis jaringan yang dijahit, massa material benang dan reaksi jaringan sekecil mungkin.

Ukuran benang bedah disepakati adalah sebagai berikut :

  • Ukuran terbesar adalah 1 dan ukuran terkecil adalah 11-0 atau 12-0.
  • Ukuran dimulai dari nomor 1 dan ukuran bertambah besar dengan bertambah 1, sedangkan apabila ukuran bertambah kecil maka ditambah 0.
  • Ukuran benang system Eropa ( metric gauge ) adalah metric 0,1 ( 0,010 – 0,019 mm ) sampai metric 10 ( 1,00 – 1,09 ).
  • ukuran benang system Amerika ( imperial gauge ) ukuran 11-0 ( 0,010 – 0,019 ) sampai ukuran 7 ( 1,00 – 1,09 ).
  • Dalam kemasan selain dicantumkan diameter juga panjang benang dalam cm.
  1. Klasifikasi benang bedah
  • Berdasarkan keberadaannya didalam tubuh pasien dibagi atas :
    • Diserap ( absorbable sutures )

Merupakan jenis benang yang materialnya dibuat dari jaringan collagen mamalia sehat atau dari sintetik polimer. Material di dalam tubuh akan diserap yang lamanya bervariasi, sehingga tidak ada benda asing yang tertinggal di dalam tubuh

    • Tidak diserap ( non ansorbable sutures )
  • Merupakan benang yang dibuat dari material yang tahan terhadap enzim penyerapan dan tetap berada dalam tubuh atau jaringan tanpa reaksi penolakan selama bertahun – tahun.
  • Kelebihan dari benang ini adalah dapat memegang jaringan secara permanen. Kekurangan dari benang ini adalah benang ini menjadi benda asing yang tertinggal didalam tubuh dan kemungkinan akan menjadi fistel
  • Berdasarkan materi / bahan, dibagi atas :
    • Bahan alami, dibagi atas :
  • Diserap ( absorbable )

Dibuat dari collagen yang berasal dari lapisan sub. Mukosa usus domba dan serabut collagen tendon flexor sapi.

Contoh :

  • Surgical catgut plain : Berasal dari lapisan sub. Mukosa usus domba dan serabut collagen tendon flexor sapi tanpa campuran.
  • Surgical catgut chromic : Berasal dari lapisan sub. Mukosa usus domba dan serabut collagen tendon flexor sapi dicampur dengan chromic aci
  • Tidak diserap ( non ansorbable sutures )

Jenis ini terbuat dari linen, ulat sutra ( silk ) seperti surgical silk, virgin silk dan dari kapas ( cotton ) seperti surgical cotton. Ada juga yang terbuat dari logam sehingga mempunyai tensil strength yang sangat kuat, contoh : metalik sutures ( stainless steel )

    • Bahan sintetis ( buatan ), dibagi atas :
  • Diserap ( absorbable )

Terbuat dari sintetik polimer, sehingga mudah diserap oleh tubuh secara hidrolisis dan waktu penyerapan oleh tubuh mudah diprediksi,

contoh :

  • Polyglactin 910
  • Polylactin 910 polylastctin 370 dan calcium state (Coated Vicryl®)
  • Polylactin 910 polylastctin 370 dan calcium state (Vicryl Rapide®)
  • Poliglikolik
  • Polyglecaprone 25 (Monocryl®)
  • Polydioxanone (PDS II®)
  • Tidak diserap ( non absorbable )

Terbuat dari bahan buatan ( sintetis ) dan dibuat sedemikian rupa sehingga reaksi jaringan yang timbul sangat kecil,

contoh :

  • Polypropamide (Ethilon®)
  • Polypropylene (Prolene®)
  • Polyester (Mersilene®)
  • Berdasarkan penampang benang, dibagi atas :
    • Monofilamen ( satu helai )
  • Terbuat dari satu lembar benang, tidak meneyerap cairan ( non capilarity )
  • Keuntungan : Kelebihan dari jenis ini adalah permukaan benang rata dan halus, tidak memungkinkan terjadinya nodus infeksi dan tidak menjadi tempat tumbuhnya mikroba.
  • Kelemahan : Kelemahannya adalah memerlukan penanganan simpul yang khusus karena relatif cukup kaku dan tidak sekuat multifilament.
  • Contoh : Catgut, PDS, dan Prolene
    • Multifilamen
  • Terbuat dari bebeapa filament atau lembar bahan benang yang dipilih menjadi satu.
  • Keuntungan : Kelebihan jenis ini adalah benang lebih kuat dari monofilament, lembut dan teratur serta mudah digunakan.
  • Kerugian : Kelemahannya adalah karena ada rongga maka dapat menjadi tempat menempelnya mokroba dan sedikit tersendat pada saat melalui jaringan.
  • Contoh : Vicryl, Silk, Ethibond

Sumber:

https://duniabudidaya.co.id/anatomy-physiology-apk/