Jabar, Bulan November alami Inflasi 0,28 %

Jabar, Bulan November alami Inflasi 0,28 %

Jabar, Bulan November alami Inflasi 0,28 %

Jabar, Bulan November alami Inflasi 0,28 %
Jabar, Bulan November alami Inflasi 0,28 %

BANDUNG-Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan inflasi di Jawa Barat

pada bulan November mencapai 0,28%. Seluruh kota yang disurvei BPS mengalami inflasi. Bahkan inflasi nasional lebih rendah, yakni 0,27%.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bogor yakni sebesar 0,39% sementara terkecil di Kota Depok sebesar 0,20%. Kota Bandung mengelami inflasi sebesar 0,36 % atau tertinggi kedua.

Kepala BPS Jawa Barat Doddy Herlando mengatakan inflasi November

terjadi karena imbas kenaikan bahan bangunan, seperti besi, beton, pasir, semen, cat tembok hingga biaya tukang atau mandor.

“Yang mengalami penurunan harga antara lain cabe rawit, minyak goreng

dan genteng. Beras masih naik harga meski sedikit,” katanya di kantor BPS Jabar Jalan PHH Mustofa , Senin (3/11).

Sementara itu sepanjang kurun waktu Januari-November 2018 atau inflasi year to date, tercatat mencapai 2,97%. Angka ini sudah cukup riskan mengingat kemungkinan Desember tidak mungkin mengalami deflasi.

“Tapi kemungkinan masih dalam koridor rencana pemerintah, 3 plus minus 1 persen,” jelasnya. Jo

 

Baca Juga :