Google Bikin Aplikasi untuk Penyandang Tunarungu

Google Bikin Aplikasi untuk Penyandang Tunarungu

Google Bikin Aplikasi untuk Penyandang Tunarungu

Google Bikin Aplikasi untuk Penyandang Tunarungu
Google Bikin Aplikasi untuk Penyandang Tunarungu

Google

mengumumkan dua aplikasi Android untuk orang berkebutuhan khusus, dalam hal ini orang yang sulit mendengar atau tunarungu.

Kedua aplikasi ini adalah Live Transcribe dan Sound Amplifier, yang didesain untuk membantu orang yang sulit mendengar. Live Transcribe adalah aplikasi yang akan mentranskrip percakapan secara real time, yang akan membantu tunarungu untuk tetap bisa berkomunikasi dalam situasi tertentu.

Sementara Sound Amplifier adalah aplikasi yang didesain untuk orang yang sulit untuk mendengar. Aplikasi ini membolehkan penggunanya mengulik pengaturan suara agar tetap bisa terdengar, atau bisa dibilang menjadi alat bantu dengar untuk ponsel.

Sound Amplifier

sendiri sudah dipamerkan sejak Mei 2018 lalu di ajang Google I/O dan baru saat ini dilepas ke pengguna, demikian dikutipĀ detikINETĀ dariĀ The Verge, Kamis (9/2/2019).

Kedua aplikasi ini bakal dibenamkan di Pixel 3 dalam menu Accessibility Settings. Namun keduanya juga tersedia di Google Play Store dan bisa digunakan di ponsel selain Pixel.

Meski begitu, Live Transcribe saat ini masih dalam masa limited beta, dan Sound Amplifier membutuhkan ponsel yang menjalankan Android 9 Pie, yang ketersediaannya masih terbatas.

Khusus untuk Live Transcribe

aplikasi ini tak sekadar mentranskrip percakapan yang ada. Ia punya sejumlah fitur untuk mempermudah penggunanya. Contohnya adalah tanda yang menunjukkan tingkat keberisikan suara, jadi penggunanya akan tahu jika ia perlu mendekatkan mikrofon ponselnya ke sumber suara agar bisa bekerja.

Lalu jika ada orang yang bicara setelah beberapa lama tak ada suara, Live Transcribe akan membuat ponsel bergetar untuk memberi tahu penggunanya agar melihat layar guna mengetahui apa yang dibicarakan.

Ada dua bahasa yang bisa dipilih oleh pengguna Live Transcribe dari 70 bahasa berbeda yang didukungnya. Pengguna juga bisa membuat shortcut untuk mengakses fitur ini secara cepat.

Sementara Sound Amplifier

adalah aplikasi yang mempunyai banyak pengaturan untuk berbagai jenis suara berbeda. Penggunanya harus menggunakan earphone atau headphone dengan kabel — tidak bisa wireless — untuk mendengarkan suara yang ‘didengar’ oleh mikrofon ponsel.

Saat ini

Live Transcribe dan Sound Amplifier baru tersedia untuk Android. Google tak menyebut informasi apapun soal ketersediaannya di iOS, namun untuk saat ini mereka masih fokus menggarapnya di Android.

Sumber: https://www.ram.co.id/