Gambaran Umum Desa Semampir

Gambaran Umum Desa Semampir

Gambaran Umum Desa Semampir

Gambaran Umum Desa Semampir
Gambaran Umum Desa Semampir

Permukiman
Sebagian besar penduduk di Desa ini merupakan penduduk asli yang sudah menetap hingga lebih dari 25 tahun. Sebagian kecil dari masyarakat merupakan penduduk pendatang namun kebanyakan berasal dari Kabupaten Pati. Pemukiman ini timbul dikarenakan lokasinya yan dekat dengan jalur pantura. Berdasarkan informasi yang diberikan oleh penduduk setempat, pemukiman ini sudah ada sejak lama, namun mulai berkembang pada awal tahun 1980. Sebagian besar penduduk bekerja sebagai PNS dan pedagang.

Rumah
Sebagian besar penduduk menempati rumah pribadi yang memiliki sertifikat tanah namun tidak memiliki IMB. Mayoritas penduduk mendiami perkampungan ini sudah lama.

Sarana Prasarana
Mayoritas rumah memilki fasilitas MCK pribadi di hampir setiap rumah. Pemukiman pada desa ini mayoritas memiliki tempat penampungan sampah di depn rumah masing-masing. Pengangkutan sampah dilakukan oleh petugas setiap hari dan kemudian dibuang di TPA Margorejo. Masyarakat. Untuk minum dan mandi masyarakat menggunakan sumur artetis, Namun sebagian kecil masyarakat menggunakan air PAM.
Jalan di Desa ini cukup baik, perbaikan rata-rata dilakukan pada tahun 2008 di hampir setia perkampungan. Pemadaman listrik cukup jarang terjadi dan telepon rumah cukup banyak dibandngkan dengan desa lain karena desa ini cukup tua di Pati. Selokan di Desa ini cukup mampu mengalirkan air jika hujan karena juga terdapat kegiatan pembersihanyang rutin. Di desa ini tidak terdapat puskesmas, dan mayoritas masyarakat berobat ke Puskesmas Kota yang terletak di Kelurahan Plangitan. Menurut masyarakat pelayanan puskesmas plangitan terbilang baik. Mayoritas masyarakat berbelanja di Pasar Gowangsan dan berekreasi ke alun-alun. Namun banyak pula yang memilih ke luar kota.
Berdasarkan opini masyarakat, selokan merupakan prasarana pemukiman yang perlu masih diperbaiki.

Keamanan dan Kebersihan
Kondisi lingkungan di desa ini cukup aman dan mayoritas perkampungan memiliki siskamling dan kerja bakti rata-rata dilakukan sebulan sekali.

Kegiatan Sosial
Sama seperti desa lain, tradisi sedekah bumi masih rutin dilakukan setahun sekali Arisan dilakukan setiap bulan dan pengajian setiap jumat. Hubungan antar warga cukup akrab.

Sumber : https://filehippo.co.id/