Fungsi Ovarium
Pendidikan

Fungsi Ovarium

Fungsi Ovarium

Fungsi Ovarium

  • Fungsi Reproduksi

Pada setiap ovarium akan terjadi perkembangan sel telur, pada proses ini sel telur akan disertai dengan sekelompok sel yang disebut sel folikel “sel yang berisi cairan tempat tumbuhnya sel telur”. Perkembangan dari sel folikel ini akan dirangsang oleh hormon Follicel Stimulating Hormone “FSH”.


Sejak masa embrio, sudah terjadi perkembangan oogonium menjadi oosit, sedangkan oosit tidak akan berkembang menjadi sel ovum matang sampai dimulainya masa pubertas. Setelah mulai memasuki masa pubertas, ovum yang sudah matang akan dilepaskan dari sel folikel dan dikeluarkan dari ovarium ke uterus “rahim”, sel ovum siap untuk dibuahi oleh sel sperma pria.


Apabila sel tersebut tidak buahi, maka seorang wanita akan mengalami masa mestruasi yaitu luruhnya dinding endometrium bersama dengan sel ovum yang tidak dibuahi. Sedangkan apabila sel ovum berhasil dibuahi oleh sel sperma, maka hasil pertemuan keduanya atau yang biasa disebut hasil fertilisasi akan tumbuh dan berkembang di uterus “rahim” menjadi embrio.


  • Fungsi Endokrin

Selain berperan untuk memproduksi ovum, ovarium juga memiliki fungsi lain sebagai kelenjar endoktrin. Ovarium dapat menghasilkan 2 hormon yang fungsi utamanya ialah untuk menjaga kesehatan reproduksi dan kesuburan,

kedua hormon tersebut antara lain ialah:


1. Estrogen

Estrogen merupakan hormon seks yang penting untuk perkembangan seksual dan reproduksi, secara kimia, estron mengacu pada hormon yang terdiri dari estrone, estradiol dan estriol. Beberapa fungsi estrogen bagi wanita ialah:

  1. Merangsang perkembangan organ seks sekunder seperti pertumbuhan payudara, rambut kemaluan dan ketiak.
  2. Mengatur siklus menstruasi dan mengendalikan pertumbuhan dinding rahim selama masa menstruasi.
  3. Estrogen juga berperan dalam pembentukan tulang serta untuk pembekuan darah.
  4. Fungsi estrogen lainnya yaitu dapat mempengaruhi kulit, rambut, selaput lendir dan otor panggul.

2. Progesteron

Progesteron ialah hormon golonmgan steroid yang fungsi utamanya berhubungan dengan siklus mestruasi, kehamilan dan perkembangan embrio. Beberapa fungsi progesteron antara lain ialah:

  • Mengubah dinding endometrium rahim untuk mempersiapkan tempat yang nyaman untuk pertumbuhan janin.
  • Menurunkan respon kekebalan tubuh wanita selama terjadinya proses pembuahan untuk mempersiapkan kehamilan.
  • Progesteron bekerja sama dengan hormon prolaktin untuk mematangkan payudara agar dapat memproduksi asi.
  • Meningkatkan gairah seksual pada wanita.
  • Membantu perkembangan saraf otak serta berperan dalam melindungi dan pemulihan cedera jaringan otak dari kerusakan.

Sumber: https://www.cyberpost.co.id/2020/04/24/magisto-video-editor-apk/