Fakultas Kehutanan IPB Gelar Hari Pulang Kampus “HAPKA XVII 2018”

Fakultas Kehutanan IPB Gelar Hari Pulang Kampus “HAPKA XVII 2018”

Fakultas Kehutanan IPB Gelar Hari Pulang Kampus “HAPKA XVII 2018”

Fakultas Kehutanan IPB Gelar Hari Pulang Kampus “HAPKA XVII 2018”
Fakultas Kehutanan IPB Gelar Hari Pulang Kampus “HAPKA XVII 2018”

Dalam rangka Dies Natalis Institut Pertanian Bogor (IPB) ke-55, Fakultas Kehutanan IPB menggelar acara puncak kegiatan

Hari Pulang Kampus Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan (HAPKA-HAE) IPB XVII tahun 2018, Minggu (9/9), di Fakultas Kehutanan IPB, Kampus IPB Dramaga, Bogor.

Peserta kegiatan yang mengusung tema ”Care dan Respect Bersinergi Membangun Negeri” ini berharap menjadikan dan menginginkan para alumni terus peduli, bersinergi dan berkontribusi bersama membangun negeri.

Rektor IPB, Dr. Arif Satria mengatakan, kegiatan HAPKA IPB XVII merupakan momentum bagi IPB khususnya Fakultas Kehutanan IPB untuk terus berkonsolidasi melakukan upaya mobilisasi sumberdaya dalam rangka memajukan dan membangun Fakultas Kehutanan IPB ke arah yang lebih baik.

“Program IPB sekarang difokuskan untuk membuat atau membangun “etalase”.

Setiap fakultas di IPB harus mendirikan atau menampilkan etalase. Etalase merupakan marketplace yang bisa kita tunjukkan kepada publik atau masyarakat, dimana orang-orang bisa tahu, melihat dan menyaksikan tentang apa yang kita kerjakan. Contohnya Fakultas Kehutanan harus mempunyai taman hutan, atau galeri konservasi,” kata Rektor IPB.

Rektor IPB menambahkan, IPB tidak bisa sendiri, Fakultas Kehutanan IPB tidak bisa sendiri, perguruan tinggi dan fakultas manapun yang ada di Indonesia dan dunia tidak bisa sendiri, selalu ada pengaruh dan mempengaruhi. Maka peran alumni sangat penting mempunyai peran signifikan yang merasakan langsung keadaan di lapangan mengenai perubahan yang terjadi.

Oleh karena itu, para alumni yang bekerja di pemerintahan, swasta dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dapat memberikan masukan-masukan dan memberikan energi yang positif kepada Fakultas Kehutanan dan IPB pada umumnya.

Rektor menegaskan, “Kita ingin mencetak “leader”. Untuk itu alumni IPB harus menjadi leader dan IPB

terus memberikan pendidikan dan keahlian kepada mahasiswa dan lebih ditekankan pada aspek peningkatan softskill. IPB tidak ingin mahasiswa dan alumninya menjadi follower.

IPB ingin alumni menjadi leader, untuk itu IPB akan terus mendorong dan men-support para alumni yang memang potensial menjadi leader di bidang birokasi, bisnis, politik dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Kalau alumni IPB jadi pemimpin dan mahasiswanya calon pemimpin di masa depan, maka kita bisa mengarahkan dan IPB dapat menentukan nasib bangsa ini.

Dekan Fakultas Kehutanan IPB, Dr. Ir. Rinekso Soekmadi menyampaikan rasa bangga dan bersyukur terhadap Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan IPB, dimana HAPKA IPB sekarang ternyata dilirik dan dilihat oleh fakultas lain yang ada di IPB, dan sekarang beberapa fakultas mencoba mengadopsi kegiatan yang dilakukan oleh HAPKA IPB untuk ditindaklanjuti dan diterapkan di fakultas masing-masing.

Kemudian Fakultas Kehutanan IPB juga sekarang sedang mencanangkan taman hutan kampus yang berlokasi di Cikabayan Kampus IPB seluas 15 hektar. Taman kampus ini nantinya menjadi tempat koleksi pohon-pohon langka dan tempat untuk ekspresi mahasiswa Fakultas Kehutanan IPB.

“Jadi di taman hutan kampus nantinya direncanakan ada informasi mengenai center yang berhubungan dengan edukasi kehutanan, sekaligus untuk mengedukasi generasi muda atau anak sekolah agar mencintai lingkungan dan hutan,” ujarnya.

Ketua Panitia HAPKA HAE IPB XVII, Arif Mahmud menyampaikan rasa terima kasih atas kepada para alumni Fakultas Kehutanan IPB atas kontribusi yang demikian besar pada acara HAPKA HAE IPB XVII tahun 2018. Disampaikan bahwa HAPKA kali ini lebih berwarna dan meriah dibandingkan dengan acara-acara sebelumnya.

Pada pelaksanaan HAPKA HAE IPB XVII ini, terdapat rangkaian kegiatan yang meliputi Fun Off Road, Lomba Foto Lingkungan dan Hutan Nasional, Seminar Nasional, Musyawarah Nasional HAE IPB, Run 4 Jungle, GoEs Asik, penanaman pohon, dan lomba gaple.

Perhelatan tiga tahunan ini kemudian mencapai puncaknya pada tanggal 9 September 2018 yang di dalamnya terdapat kegiatan pameran foto, bazar, demo minyak atsiri, panganugerahan Wanabhakti Award, launching website Forest Digest, dan Dramaga Jungle Jazz 2018. Dramaga Jungle Jazz telah berlangsung tiga kali, dan di tahun ini menghadirkan Idang Rasjidi, Syaharani, Ello, dan Rieka Roslan.

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/